agresi
aggression
Ringkasan Singkat
Perilaku yang bertujuan menyakiti orang lain secara fisik maupun psikologis, yang dapat bersifat bermusuhan, instrumental, atau afektif.
Agresi adalah perilaku yang ditujukan untuk menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun psikologis. Perlu dibedakan dari kemarahan, karena kemarahan berorientasi pada mengatasi target namun tidak harus melalui tindakan menyakiti atau penghancuran. Terdapat beberapa klasifikasi agresi:
- Agresi Bermusuhan (Hostile): Dilakukan dengan tujuan utama sengaja mencederai atau menghancurkan.
- Agresi Instrumental: Dilakukan sebagai sarana untuk mencapai tujuan lain, seperti merebut sumber daya.
- Agresi Afektif (Reaktif): Respon emosional terhadap stres atau provokasi.
Dalam teori psikoanalisis Sigmund Freud, agresi dianggap sebagai insting bawaan yang berasal dari insting kematian (thanatos). Namun, psikolog modern lebih cenderung melihatnya sebagai hasil belajar sosial (Social Learning Theory) atau sebagai reaksi terhadap frustrasi. Pada hewan, agresi juga terjadi dalam bentuk perlindungan wilayah, persaingan pasangan, atau pemangsaan. Pemahaman agresi sangat penting dalam psikologi klinis untuk menangani gangguan perilaku dan dalam psikologi sosial untuk mempromosikan perdamaian.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Bandura, A. (1973). Aggression: A Social Learning Analysis. Prentice-Hall.
- Anderson, C. A., & Bushman, B. J. (2002). Human aggression. Annual Review of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.